Apa itu Pala

Biji rempah yang hangat dan harum, berasal dari Kepulauan Maluku, Indonesia, serta dikenal sebagai salah satu rempah paling bernilai dan bersejarah di dunia.

Pala adalah biji kering dari Myristica fragrans, pohon hijau abadi aromatik yang menghasilkan buah berwarna kuning dengan biji keras (pala) yang dibungkus oleh aril merah terang (fuli/mace). Pohon ini secara alami kaya akan minyak atsiri dan senyawa aromatik yang memberikan pala wangi khasnya. Seiring biji matang, teksturnya menjadi lebih padat, warnanya berubah menjadi cokelat, dan aromanya semakin kuat, menjadikannya salah satu rempah paling berharga yang berasal dari kepulauan Indonesia.

Indonesia merupakan tanah asal pala secara historis, terutama Kepulauan Banda di Maluku, tempat pohon pala berasal dan tumbuh secara eksklusif selama berabad-abad. Kepulauan ini pernah menjadi pusat perdagangan rempah dunia, menarik para pedagang dari Asia, Timur Tengah, dan Eropa sejak abad ke-12. Hingga saat ini, Indonesia tetap menjadi salah satu produsen pala berkualitas tinggi terbesar di dunia, yang dihargai karena karakter alami dan aromanya yang konsisten.

Sumber Pala

Kami memperoleh pala dari berbagai wilayah Nusantara Indonesia. Mulai dari dataran tinggi subur Sulawesi Utara hingga tanah vulkanik kaya mineral di Kepulauan Maluku, pala kami tumbuh di habitat alaminya, dengan iklim tropis dan tanah yang kaya unsur hara.

Kegunaan Umum

Digunakan secara luas di berbagai industri di seluruh dunia karena fleksibilitasnya dan manfaat alaminya.

Rempah untuk masakan
Kosmetik
Perisa
Minuman
Bahan pembuatan parfum
Obat-obatan

yang kami tawarkan

Pala ABCD
  • Definisi: Biji kering Myristica fragrans
  • Sinonim: Pala Banda / Pala Maluku
  • Tampilan: Bentuk oval hingga bulat dengan struktur padat dan rapat, permukaan halus hingga sedikit berkerut
  • Warna: Cokelat muda hingga keabu-abuan
  • Aroma: Hangat, manis, dan aromatik dengan sedikit nuansa kayu serta pedas. Saat dipotong atau digiling, aromanya menjadi lebih kuat karena pelepasan minyak atsiri alami.
  • Kadar air: Maks. 10%
  • Benda asing: Maks. 0,5%
  • HS Code: 09081100
Pala Papua (Pala Lonjong)
  • Definisi: Biji kering Myristica argentea
  • Sinonim: Pala Papua / Pala Lonjong / Pala Fakfak
  • Tampilan: Biji memanjang hingga oval dengan struktur inti yang tetap padat namun sedikit lebih ringan, permukaan halus hingga sedikit berkerut
  • Warna: Cokelat muda hingga cokelat tua / keabu-abuan
  • Aroma: Hangat, manis, dan aromatik dengan sedikit nuansa kayu serta pedas. Saat dipotong atau digiling, aromanya menjadi lebih kuat karena pelepasan minyak atsiri alami.
  • Kadar air: Maks. 10%
  • Benda asing: Maks. 0,5%
  • HS Code: 09081100
Pala SS
  • Definisi: Biji kering Myristica fragrans (sound shriveled)
  • Tampilan: Biji pala utuh berukuran kecil hingga sedang dengan permukaan berkerut
  • Warna: Cokelat muda hingga cokelat tua / keabu-abuan
  • Aroma: Hangat, manis, dan aromatik dengan sedikit nuansa kayu serta pedas. Saat dipotong atau digiling, aromanya menjadi lebih kuat karena pelepasan minyak atsiri alami.
  • Kadar air: Maks. 10%
  • Benda asing: Maks. 0,5%
  • HS Code: 09081100
Pala BWP
  • Definisi: Pecahan biji pala kering Myristica fragrans
  • Sinonim: Pala BWP (Broken Wormy Pieces)
  • Tampilan: Pecahan pala tidak beraturan, berasal dari biji utuh selama proses pengolahan dan grading
  • Warna: Cokelat muda hingga cokelat tua
  • Aroma: Aroma pala yang hangat dan aromatik
  • Defect: Dapat mengandung bekas wormy (jejak ulat) dalam batas toleransi perdagangan, bebas dari infestasi hidup dan jamur.

Unduh Data Produk

Dapatkan informasi lengkap mengenai spesifikasi teknis, standar kualitas, dan detail ekspor produk ini.

PROSES EXPORT Pala

Berat bersih 25 kg per karung dan dimuat ke dalam kontainer 20 ft / 40 ft.
  • Sumber Produk (Sourcing):
    Kami memperoleh pala langsung dari petani bersertifikat, kolektor, serta fasilitas pengolahan di Ternate dan Bacan, Maluku, Indonesia. Kami memastikan kualitas yang konsisten, keterlacakan (traceability), serta kepatuhan terhadap standar internasional.
  • Proses (Processing):
    Produk dibersihkan, disortir, dan diproses sesuai spesifikasi yang diminta pembeli. Kadar air, kemurnian, grading, dan ukuran dijaga berdasarkan standar industri dan Codex.
  • Pengemasan (Packing):
    Pengemasan tersedia dalam karung anyaman PP.
  • Muatan Kontainer (Container Loading):
    Kontainer 20 feet dan 40 feet masing-masing dapat memuat hingga 17 metrik ton dan 28 metrik ton pala, tergantung pada grade, kepadatan, dan jenis kemasan.
  • Waktu Proses & Pengiriman (Processing & Dispatch Time):
    Minimum pemesanan (20 ft FCL) umumnya membutuhkan 10–15 hari untuk proses, pengemasan, pengecekan kualitas, hingga siap dimuat ke atas kapal. Durasi dapat bervariasi tergantung volume pesanan dan jenis produk.
  • Pelabuhan Muat (Port of Loading):
    Pengiriman dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Priok (IDTPR), Jakarta, Indonesia, kecuali ada permintaan khusus.
  • Estimasi Waktu Pengiriman (Transit Time):
    Estimasi waktu pengiriman tergantung pada shipping line dan negara tujuan. Umumnya berkisar antara 2 hingga 8 minggu untuk pasar jarak jauh.
  • HS Code:
    HS Code untuk pala (tidak dihancurkan atau tidak digiling) adalah 09081100.
  • Ketentuan Pembayaran & Dokumen (Payment Terms & Documentation):
    Ketentuan pembayaran dan daftar lengkap dokumen yang disertakan dalam setiap pengiriman (COO, Phytosanitary, Fumigation, Packing List, Invoice, BL, dll.) dijelaskan pada halaman “Prosedur” kami.

Laporan Video

Eksplor lebih banyak video untuk proses pengadaan, pengolahan, dan operasional ekspor dari seluruh dunia.

Produk Lainnya

Scroll to Top