Apa itu Gum Damar
Gum damar adalah getah alami yang disadap dari pohon damar di Indonesia. Getah ini akan mengeras secara alami menjadi bongkahan berwarna bening hingga kekuningan dengan tampilan menyerupai kaca, yang dikenal sebagai “damar mata kucing.”
Gum damar diperoleh dari beberapa jenis pohon dalam famili Dipterocarpaceae, terutama Shorea javanica yang tumbuh luas di Indonesia. Saat disadap dari kulit batang, getah damar akan mengeras membentuk bongkahan bening hingga kekuningan dengan tekstur kaca. Resin ini mengandung berbagai senyawa alami, termasuk hidrokarbon tetrasiklik, terpenoid, serta sterol seperti brassicasterol, yang berkontribusi pada kejernihan dan karakter khasnya.
Indonesia merupakan salah satu produsen damar utama di dunia, dengan tradisi pemanenan yang telah berlangsung lama dan berakar di wilayah hutan tropis seperti Sumatra dan Kalimantan. Dikenal akan kemurnian alaminya dan struktur resin yang stabil, gum damar menjadi salah satu hasil hutan bukan kayu yang penting serta komoditas Indonesia yang banyak diperdagangkan secara internasional.
Sumber Gum Damar
Kegunaan Umum
Digunakan secara luas di berbagai industri di seluruh dunia karena fleksibilitasnya dan manfaat alaminya.

Pernish dan Cat

Dupa

Perekat

Bahan Farmasi
yang kami tawarkan
- Definisi: Getah yang dihasilkan dari pohon Shorea javanica.
- Penampakan: Bongkahan resin buram (opaque) dengan tekstur keras dan permukaan tidak beraturan.
- Warna: Putih hingga kekuningan, tanpa warna cokelat.
- Bentuk: Didominasi oleh bongkahan besar yang padat.
- Ukuran Isi: A, B, C*
- Kadar Pengotor : ≤ 0,7%
- Kode HS: 130190
Keterangan ukuran bongkahan:
- A: Ukuran ibu jari
- B: Ukuran jari telunjuk
- C: Ukuran jari kelingking
- D: Ukuran butir beras
- E: Serbuk hingga butiran sangat halus
- Definisi: Getah yang dihasilkan dari pohon Shorea javanica.
- Penampakan: Bongkahan resin buram (opaque) dengan tekstur keras dan permukaan tidak beraturan.
- Warna: Putih hingga kekuningan, tanpa warna cokelat.
- Bentuk: Terdiri dari bongkahan berukuran sedang dan kecil.
- Ukuran Isi: C,D*
- Kadar Pengotor : ≤ 0,7%
- Kode HS: 130190
Keterangan ukuran bongkahan:
- A: Ukuran ibu jari
- B: Ukuran jari telunjuk
- C: Ukuran jari kelingking
- D: Ukuran butir beras
- E: Serbuk hingga butiran sangat halus
- Definisi: Getah yang dihasilkan dari pohon Shorea javanica.
- Penampakan: Bongkahan resin buram (opaque) dengan tekstur keras dan permukaan tidak beraturan.
- Warna: Putih hingga kekuningan, tanpa warna cokelat.
- Bentuk:Terdiri dari campuran bongkahan besar dan butiran kecil.
- Ukuran Isi: A, B, C, D*
- Kadar Pengotor : ≤ 0,7%
- Kode HS: 130190
Keterangan ukuran bongkahan:
- A: Ukuran ibu jari
- B: Ukuran jari telunjuk
- C: Ukuran jari kelingking
- D: Ukuran butir beras
- E: Serbuk hingga butiran sangat halus
- Definisi: Getah yang dihasilkan dari pohon Shorea javanica.
- Penampakan: Bongkahan resin buram (opaque) dengan tekstur keras dan permukaan tidak beraturan.
- Warna: Campuran putih cerah hingga kuning keputihan, dengan sebagian warna lebih gelap.
- Bentuk: Terdiri dari campuran bongkahan besar dan butiran kecil.
- Ukuran Isi: A, B, C, D*
- Kadar Pengotor : 1.5-7.5%
- Kode HS: 130190
Keterangan ukuran bongkahan:
- A: Ukuran ibu jari
- B: Ukuran jari telunjuk
- C: Ukuran jari kelingking
- D: Ukuran butir beras
- E: Serbuk hingga butiran sangat halus
- Definisi: Serbuk yang dihasilkan dari proses sortasi dan penghancuran resin damar.
- Penampakan: Terdiri dari butiran sangat halus (serbuk).
- Warna: Campuran putih cerah hingga kuning keputihan, dengan sebagian warna lebih gelap.
- Bentuk: Serbuk/butiran sangat halus
- Ukuran Isi: E*
- Kadar Pengotor : >7.5%
- Kode HS: 130190
Keterangan ukuran bongkahan:
- A: Ukuran ibu jari
- B: Ukuran jari telunjuk
- C: Ukuran jari kelingking
- D: Ukuran butir beras
- E: Serbuk hingga butiran sangat halus
Unduh Data Produk
Dapatkan informasi lengkap mengenai spesifikasi teknis, standar kualitas, dan detail ekspor produk ini.
PROSES EXPORT Gum Damar
- Sumber Bahan (Sourcing):
Kami memperoleh gum damar langsung dari petani bersertifikat, pengepul, dan fasilitas pengolahan di seluruh Indonesia, guna memastikan kualitas yang konsisten, keterlacakan, serta kepatuhan terhadap standar internasional. - Pengolahan (Processing):
Produk dibersihkan, disortir, dan diproses sesuai dengan spesifikasi yang diminta oleh pembeli. Kadar air, kemurnian, penggolongan mutu, dan ukuran dijaga berdasarkan standar industri. - Pengemasan (Packing):
Pengemasan disiapkan sesuai permintaan Anda—tersedia dalam karung PP woven, karung goni, kotak karton, big bag, atau kemasan khusus dengan merek privat. - Pemuatan Kontainer (Container Loading):
Kontainer 20 kaki dan 40 kaki masing-masing dapat dimuat hingga 14 metrik ton dan 29 metrik ton gum damar, tergantung pada mutu, kepadatan, dan jenis kemasan. - Waktu Proses & Pengiriman (Processing & Dispatch Time):
Jumlah pesanan minimum (FCL 20 kaki) umumnya memerlukan waktu 10 hingga 15 hari untuk proses pengolahan, pengemasan, pemeriksaan kualitas, serta kesiapan pemuatan ke atas kapal. Durasi dapat bervariasi tergantung volume pesanan dan jenis produk. - Pelabuhan Muat (Port of Loading):
Pengiriman dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Priok (IDTPR), Jakarta, Indonesia, kecuali diminta lain. - Waktu Transit (Transit Time):
Waktu pengiriman bergantung pada perusahaan pelayaran dan tujuan. Untuk pasar jarak jauh, waktu transit umumnya berkisar antara 2 hingga 8 minggu. - Kode HS:
Kode HS untuk gum damar adalah 130190. - Syarat Pembayaran & Dokumen (Payment Terms & Documentation):
Syarat pembayaran serta daftar lengkap dokumen yang disertakan pada setiap pengiriman (COO, Sertifikat Fitosanitari, Sertifikat Fumigasi, Packing List, Invoice, Bill of Lading, dan lainnya) dijelaskan pada halaman “Procedures”.
Laporan Video
Eksplor lebih banyak video untuk proses pengadaan, pengolahan, dan operasional ekspor dari seluruh dunia.












