Apa itu Biji Kakao

Biji pohon kakao yang telah dikeringkan dan difermentasi memiliki rasa pahit yang alami. Ini merupakan bahan baku utama untuk pembuatan cokelat atau produk berbasis kakao lainnya.

Biji kakao adalah biji dari pohon kakao (Theobroma cacao) yang telah dikeringkan dan difermentasi. Biji ini memiliki rasa pahit alami dan merupakan bahan baku utama untuk memproduksi cokelat, bubuk kakao, lemak kakao (cocoa butter), serta produk berbasis kakao lainnya. Biji kakao fermentasi menjalani proses fermentasi terkendali untuk memperkuat cita rasa dan mengurangi rasa pahit, diikuti dengan pengeringan yang teliti guna mencapai kadar air yang aman untuk penyimpanan. Biji-biji ini dievaluasi melalui pemeriksaan kadar air, persentase biji cacat, dan tingkat kemurniannya. Kualitasnya yang stabil menjamin kesesuaian untuk produk olahan cokelat, makanan manis, minuman, serta keperluan industri cokelat lainnya.

Sumber Biji Kakao

Biji Kakao kami peroleh dari wilayah di seluruh Nusantara, Indonesia. Nutrisi dari tanah vulkanik dan kelembapan tropis membuat Biji Kakao kami memiliki aroma yang pekat dan cita rasa yang kuat secara alami.

Kegunaan Umum

Digunakan secara luas di berbagai industri di seluruh dunia karena fleksibilitasnya dan manfaat alaminya.

Bahan Produksi Cokelat
Obat-obatan dan Kosmetik
Cacao Beans Raw
Roti dan Kue
Minuman Cokelat

yang kami tawarkan

Biji Kakao Fermentasi
  • Definisi: Biji Theobroma cacao kering dan terfermentasi, diperoleh dari buah kakao matang dan diproses melalui fermentasi serta pengeringan terkendali.
  • Tampilan: Biji kakao fermentasi utuh, kering sempurna, tidak menggumpal.
  • Warna: Cokelat hingga cokelat tua, dengan warna bagian dalam yang seragam saat dibelah.
  • Aroma: Aroma khas kakao, terfermentasi dengan baik, bebas dari bau asap, apak, atau bau asing lainnya.
  • Kadar Air: Maks. 7,0-7,5%
  • Benda Asing: Negatif
  • Serangga Hidup: Negatif
  • Biji Berjamur / Biji Rusak: Maks. 3%
  • Jumlah Biji/100 gr: Maks. 105
  • Slatty (Biji Tidak Terfermentasi): Maks. 2%
  • Tingkat Fermentasi: 95%
  • Kode HS: 180100
Biji Kakao Non Fermentasi
  • Definisi: Biji Theobroma cacao kering yang diperoleh dari buah kakao matang dan diproses tanpa tahap fermentasi.
  • Tampilan: Biji kakao utuh, kering sempurna, tidak difermentasi, dan tidak menggumpal.
  • Warna: Cokelat muda hingga keabu-abuan, dengan warna bagian dalam yang didominasi warna slaty (abu-abu gelap) hingga ungu saat dibelah.
  • Aroma: Aroma khas kakao yang tidak terlalu menyengat, tidak memiliki aroma khas kakao fermentasi, bebas dari bau asap, apak, atau bau asing lainnya.
  • Kadar Air: Maks. 9%
  • Benda Asing: Negatif
  • Serangga Hidup: Negatif
  • Biji Berjamur / Biji Rusak: Maks. 5%
  • Jumlah Biji/100 gr: Maks. 105
  • Slatty (Biji Tidak Terfermentasi): Maks. 2%
  • Tingkat Fermentasi: 95%
  • Kode HS: 180100

Unduh Data Produk

Dapatkan informasi lengkap mengenai spesifikasi teknis, standar kualitas, dan detail ekspor produk ini.

PROSES EXPORT Biji Kakao

Dikemas dengan karung 60kg dan dimuat dalam kontainer 20ft
  • Sumber Produk
    Kami mendapatkan biji kakao langsung dari petani, pengumpul, dan fasilitas pemrosesan di seluruh Indonesia. Hal ini menjamin konsistensi kualitas, ketertelusuran (traceability), serta kepatuhan terhadap standar internasional.
  • Pemrosesan
    Produk dibersihkan, disortir, dan diproses sesuai dengan spesifikasi yang diminta pembeli. Kadar air, kemurnian, grade, dan ukuran dijaga berdasarkan standar industri.
  • Pengemasan
    Pengemasan disiapkan sesuai permintaan Anda, tersedia dalam karung PP, karung goni (jute bags), atau pengemasan label pribadi (private-label) khusus.
  • Kapasitas Muat Kontainer
    Kontainer 20 kaki (20-ft) dapat memuat hingga 16 Metrik Ton, sementara kontainer 40 kaki (40-ft) dapat memuat hingga 25 Metrik Ton biji kakao, tergantung pada kepadatan dan jenis pengemasan.
  • Waktu Pemrosesan & Pengiriman
    Jumlah pesanan minimum (20 ft FCL) biasanya membutuhkan waktu 10 hingga 30 hari untuk pemrosesan, pengemasan, pemeriksaan kualitas, hingga siap dimuat ke atas kapal (load on board). Durasi dapat bervariasi berdasarkan volume pesanan dan jenis produk.
  • Pelabuhan Muat
    Pengiriman diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok (IDTPR), Jakarta, Indonesia, kecuali jika diminta lain.
  • Estimasi Waktu Pengiriman
    Waktu pengiriman bergantung pada jalur pelayaran dan tujuan. Waktu transit umumnya berkisar antara 2 hingga 8 minggu untuk pasar jarak jauh.
  • Kode HS (HS Code)
    Kode HS untuk biji kakao, utuh atau pecah, mentah atau sangrai adalah 180100.
  • Ketentuan Pembayaran & Dokumen
    Ketentuan pembayaran dan daftar lengkap dokumen yang disediakan dalam setiap pengiriman (COO, Phytosanitary, Fumigasi, Packing List, Faktur, BL, dll.) dirinci pada halaman “Prosedur” kami.

Laporan Video

Eksplor lebih banyak video untuk proses pengadaan, pengolahan, dan operasional ekspor dari seluruh dunia.

Produk Lainnya

Scroll to Top