Indonesia telah lama menjadi pilar utama dalam industri kayu manis global. Sebagai produsen dan eksportir kayu manis Cassia terbesar di dunia, negara ini memainkan peran penting dalam membentuk pasokan, harga, dan arus perdagangan secara global.
Pada tahun 2025, posisi strategis Indonesia terus menguat, didukung oleh luasnya area budidaya, meningkatnya permintaan global, serta inisiatif keberlanjutan yang didukung pemerintah.
Kinerja Ekspor Kayu Manis Indonesia pada 2025
Perkembangan terbaru ekspor kayu manis Indonesia menunjukkan dominasi yang terus berlanjut sebagai pemasok utama dunia. Vietnam, misalnya, mengandalkan Indonesia untuk hampir 70% impor kayu manisnya, dengan volume sekitar 1.144 ton pada awal 2025.
Wilayah budidaya utama di Sumatra dan Jawa memastikan pasokan yang konsisten, sementara berbagai inisiatif pemerintah berfokus pada produksi berkelanjutan dan optimalisasi rantai pasok, sejalan dengan standar ramah lingkungan Uni Eropa dan Amerika Serikat.
Data dari VPSA juga menunjukkan bahwa Indonesia, bersama Vietnam dan China, tetap menjadi tiga besar negara penghasil kayu manis dunia, dengan Indonesia sering menempati peringkat tertinggi dalam ekspor kayu manis Cassia.
Peluang Pasar yang Semakin Luas untuk Kayu Manis Indonesia
Perjanjian perdagangan seperti RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) membuka peluang ekspor baru bagi kayu manis Indonesia, khususnya di pasar berkembang di Afrika dan Amerika Latin.
Permintaan global terhadap kayu manis diproyeksikan tumbuh sekitar 8–12% per tahun, didorong oleh industri makanan, farmasi, dan kosmetik. Meskipun Vietnam cenderung berhati-hati dalam sourcing, kayu manis Indonesia tetap tangguh dan dipercaya di pasar internasional.
Nilai Pasar dan Prospek Industri
Pasar kayu manis Indonesia mencatat pendapatan melebihi USD 172 juta pada tahun 2025, didukung oleh konsumsi domestik maupun internasional.
Dengan praktik pertanian berkelanjutan dan logistik yang semakin optimal, Indonesia tidak hanya berperan sebagai pemasok, tetapi juga sebagai pemimpin dalam perdagangan kayu manis global.
Negara Pengimpor Utama Kayu Manis Indonesia
Negara-negara utama pengimpor kayu manis Indonesia meliputi:
-
Amerika Serikat
-
Belanda
-
India
-
Vietnam
-
Malaysia
Indonesia terutama mengekspor kayu manis jenis Cassia, yang dihargai karena rasa kuatnya dan kesesuaiannya untuk berbagai aplikasi pangan, kesehatan, maupun industri. Dengan harga yang kompetitif, kualitas tinggi, serta rantai pasok terpercaya, Indonesia memegang posisi kuat sebagai eksportir kayu manis terbesar dunia.
Jelajahi wawasan lainnya: Lihat infografik kami “Lima Negara Pengimpor Kayu Manis Indonesia Teratas” di Instagram.
Komitmen Kami dalam Ekspor Kayu Manis
Di PT. Savanna Lands Trading, kami berkomitmen untuk meneruskan warisan kuat Indonesia dalam industri kayu manis. Kami secara selektif mendapatkan kayu manis Cassia premium dari petani terpercaya di Sumatra, memastikan setiap pengiriman memenuhi standar kualitas, keberlanjutan, dan keterlacakan internasional.
Komitmen kami meliputi:
-
Kualitas utama — seleksi ketat dan kontrol mutu sebelum ekspor
-
Sourcing berkelanjutan — bekerja sama dengan petani lokal yang menerapkan budidaya ramah lingkungan
-
Fokus pada pelanggan — penyesuaian kemasan dan pengiriman sesuai kebutuhan pasar
-
Keandalan global — menjaga konsistensi pasokan jangka panjang bagi importir di seluruh dunia
Kami bertujuan menjadi mitra pilihan bagi pembeli internasional yang mencari kayu manis asli Indonesia.